Kamis, 31 Maret 2016

Cerita Sex Pembantu Sexy Bikin Merangsang

Orisex web dewasa yang berisikan "Cerita Sex Pembantu Sexy Bikin Merangsang" cerita sex 2016, cerita nyata, cerita ngentot, cerita mesum, cerita dewasa terbaru dan foto bugil tante bispak abg hot. 

Cerita Sex Pembantu, Cerita Sex, Cerita Dewasa
 Cerita Sex Pembantu Sexy Bikin Merangsang - Ist

Cerita Sex Terbaru | Kira-kira baru terjadi sekitar 4 bulan lalu saat aku pindah dari rumah kon-trakanku ke rumah yang aku beli. Rumah yang baru ini hanya beda dua blok dari rumah kontrakanku. Selain rumah aku pun mampu membeli sebuah apartemen yang juga masih di lingkungan aku tinggal, dari rumahku sekarang jaraknya 3 km. Selama aku tinggal di ru-mah kontrakan, aku mengenal seorang pembantu ru-mah tangga, sebut saja Ninik.

Dia juga pelayan di toko milik majikannya, jadi setiap aku atau istriku belanja, Niniklah yang melayani kami. Dia seorang gadis desa, kulit tubuhnya hitam manis namun bodinya sexy untuk ukuran seorang pembantu rumah tangga di daerah kami tinggal, jadi dia sering digoda oleh para supir dan pembantu laki-laki, tapi aku yang bisa mencicipi kehangatan tubuhnya.

Inilah yang kualami dari 3 bulan lalu sampai saat ini.
Cerita Sex Pembantu Sexy Bikin Merangsang
Suatu hari ketika aku mau ambil laundry di rumah majikan Ninik dan kebetulan dia sendiri yang mela-yaniku …..

“Ninik, bisa tolong saya cariin pembantu…”
“Untuk di rumah Bapak…?”
“Untuk di apartemen saya, nanti saya gaji 1 juta.”
“Wah gede banget tuh Pak, yach nanti Ninik cariin… kabarnya minggu depan ya Pak.”
“Ok deh, makasih yah ini uang untuk kamu, jasa cariin pembantu…”
“Wah.. banyak amat Pak, makasih deh..”

Kutinggal Ninik setelah kuberi 500 ribu untuk men-carikan pembantu untuk apartemenku, aku sangat perlu pembantu karena banyak tamu dan client-ku yang se-ring datang ke apartemenku dan aku juga tidak pernah memberitahukan apartemenku pada istriku sendiri, jadi sering kewalahan melayani tamu-tamuku. Dua hari kemudian, mobilku dicegat Ninik ketika melintas di depan rumah majikannya.
 Cerita Sex 2016 Pembantu Sexy Bikin Merangsang
“Malam Pak…”
“Gimana Nik, sudah dapat apa belum temen kamu?”
“Pak, saya aja deh.. habis gajinya lumayan untuk kirim-kirim ke kampung.”
“Loh, nanti Ibu Ina, marah kalau kamu ikut saya.”
“Nggak apa-apa deh Pak, nanti saya yang bilangin Ibu.”
“Ya, sudah kalau ini keputusanmu, besok pagi kamu saya jemput di ujung jalan sini lalu kita ke apartemen.”
“Ok… Pak.”

Keesokan pagi kujemput Ninik di ujung jalan dan aku antarkan ke apartemenku. Begitu sampai Ninik terlihat bingung karena istriku tidak mengetahui atas kebera-daan apartemenku.

“Tugas saya apa Pak…?”
“Kamu hanya jaga apartemen ini, ini kunci kamu pe-gang satu, saya satu dan ini uang, kamu belanja dan masak yang enak untuk lusa karena temen-temen saya mau main ke sini.”
“Baik Pak…”

Dengan perasaan agak tenang kutinggalkan Ninik, aku senang karena kalau ada tamu aku tidak akan capai lagi karena sudah ada Ninik yang membantuku di apar-temen. Keesokannya sepulang kantor, aku mampir ke apartemen untuk mengecek persiapan untuk acara besok, tapi aku jadi agak cemas ketika pintu apartemen kuketuk berkali-kali tidak ada jawaban dari dalam.

Pikiranku khawatir atas diri Ninik kalau ada apa-apa, tapi ketika kubuka pintu dan aku masuk ke dalam apar-temenku terdengar suara dari kamar mandiku yang pintunya terbuka sedikit. Kuintip dari sela pintu kamar mandi dan terlihatlah dengan jelas pemandangan yang membuat diriku terangsang.

Ninik sedang mengguyur badannya yang hitam manis di bawah shower, satu tangannya mengusap payudara-nya dengan busa sabun sedangkan satu kakinya diang-kat ke closet dimana tangan satunya sedang membersih-kan selangkangannya dengan sabun.
 Cerita Dewasa Pembantu Sexy Bikin Merangsang
Pemandangan luar biasa indah membuat nafsu birahiku meningkat dan aku intip lagi, kali ini Ninik menghadap ke arah pintu di mana tangannya sedang meremas-remas payudaranya yang ranum terbungkus kulit sawo matang dan putting-nya sesekali dipijatnya, sedangkan bulu-bulu halus me-nutupi liang vaginanya diusap oleh tangannya yang lain, hal ini membuat dia merem-melek.

Pemandangan seorang gadis kira-kira 19 tahun dengan lekuk tubuh yang montok nan seksi, payudara yang ra-num dihiasi puting coklat dan liang vagina yang menonjol ditutupi bulu halus sedang dibasahi air dan sabun membuat nafsu birahi makin meningkat dan tentu saja batangku mulai mendesak dari balik celana kantorku.

Melihat nafsuku mulai berontak dengan cepat aku tang-galkan seluruh pakaian kerjaku di atas sofa, dengan per-lahan kubuka pintu kamar mandiku, Ninik yang sudah kembali membelakangiku, perlahan aku dekati Ninik yang membasuh sabun di bawah shower. Secara tiba-tiba tubuhnya kupeluk dan kuciumi leher dan pung-gungnya. Ninik yang terkaget-kaget berusaha melepas-kan tanganku dari tubuhnya.

“Akh.. jangan Pak.. jangan.. tolong Pak…”

Karena tenaganya lemah sementara aku yang makin bernafsu, akhirnya Ninik melemaskan tenaganya sendi-ri karena kalah tenaga dariku.

Bibir tebal dan merekah sudah kulumatkan dengan bibirku, tanganku yang satu membekap tubuhnya sam-bil menggerayangi payudaranya, sedangkan tanganku yang satunya telah mendarat di pangkal pahanya, vagi-nanya pun sudah kuremas.

“Ahhh.. ahhh.. jja. jjangan.. Pak…” desahnya
“Tenang sayang…. nanti juga enak…” bujukku penuh nafsu…

Aku yang sudah makin buas menggerayangi tubuhnya bertubi-tubi membuat Ninik mengalah dan Ninik pun membalas dengan memasukkan lidahnya ke mulutku sehingga lidah kami bertautan, Ninik pun mulai meng-gelinjang di saat jariku kumasukan ke liang vaginanya.

“Arghh.. arghh… enak.. Pak.. argh…”

Tubuh Ninik kubalik ke arahku dan kutempelkan pada dinding di bawah shower yang membasahi tubuh kami. Setelah mulut dan lehernya, dengan makin ke bawah kujilati akhirnya payudaranya kutemukan juga, lang-sung aku hisap kukenyot, putingnya kugigit.
 Cerita Mesum Pembantu Sexy Bikin Merangsang
Payudaranya kenyal sekali seperti busa. Ninik makin menggelinjang karena tanganku masih merambah liang vaginanya.

“Argh.. akkkhh… akhh… terus.. Pak… enak… terus…”

Aku pun mulai turun ke bawah setelah payudara, aku menjilati seluruh tubuhnya, badan, perut dan sampailah ke selangkangannya dimana aku sudah jongkok sehingga bulu halus yang menutupi vaginanya persis di hadapanku, bau harum tercium dari vaginanya.

Aku pun kagum karena Ninik merawat vaginanya se-baik-baiknya. Bulu halus yang menutupi vaginanya aku bersihkan dan kumulai menjilati liang vaginanya.

“Ssshh.. sshh.. argh.. aghh… aw… sshhh.. trus… Pak.. sshh… aakkkhh…”

Aku makin kagum pada Ninik yang telah merawat vaginanya karena selain bau harum, vagina Ninik yang masih perawan karena liangnya masih rapat, rasanya pun sangat menyegarkan dan manis rasa vagina Ninik.
Jariku mulai kucoba dengan sesekali masuk liang vagina Ninik diselingi oleh lidahku.

Rasa manis vagina Ninik yang tiada habisnya membuatku makin menusukkan lidahku makin ke dalam sehingga menyentuh klitoris-nya yang dari sana rasa manis itu berasal. Ninik pun makin menggelinjang dan meronta-ronta keenakan tapi tangannya malah menekan kepalaku supaya tidak mele-paskan lidahku dari vaginanya.

“Auwwwhhh… aahhh… terus.. sedappp… Pakkkh…”
“Nik…sshh….ahhh vaginamu sedap sekali… kalau begi-ni… …setiap malam aku pingin begini terus…”
“Mmm.. yaaaah.. Pak.. terus.. Pak… oohhh…”

Ninik makin menjerit keenakan karena lidahku kupeli-ntir ke dalam vaginanya untuk menyedot klitorisnya.

Setelah hampir 30 menit vagina Ninik kusedot-sedot, keluarlah cairan putih kental dan manis serta menyegar-kan membanjiri vagina Ninik, dan dengan cepat kujilat habis cairan itu yang rasanya sangat sedap dan menye-garkan badan.

“Ooohhh… ough… arghhh… sshh.. Pak, Ninik… keluar.. nihhh… aahhh… sshh…”
“Nik… cairanmu… mmmhh… sedap.. sayang… boleh.. saya masukin sekarang… batang saya ke vagina kamu? mmhh.. gimana sayang…”
“Hmmm… boleh Pak.. asal.. Ibu nggak tahu…”

Ninik pun lemas tak berdaya setelah cairan yang keluar dari vaginanya banyak sekali tapi dia seakan siap untuk dimasuki vaginanya oleh batangku karena dia menyen-der dinding kamar mandi tapi kakinya direnggangkan. Aku pun langsung mendempetnya dan mengatur posisi batangku pada liang vaginanya.
 Cerita Ngentot Pembantu Sexy Bikin Merangsang
Setelah batangku tepat di liang vaginanya yang hangat, dengan jariku kubuka vaginanya dan mencoba menekan batangku untuk masuk vaginanya yang masih rapat.

“Ohhh… Ninik.. vaginamu rapat sekali, hangat deh rasanya… saya jadi makin suka nih…”
“Mmmmhh… mhhh.. Pak.. perih.. Pak… sakit…”
“Sabar.. sayang.. nanti juga enak kok, sabar ya…”

Berulang kali kucoba menekan batangku memasuki va-gina Ninik yang masih perawan dan Ninik pun hanya menjerit kesakitan, setelah hampir 15 kali aku tekan keluar-masuk batangku akhirnya masuk juga ke dalam vagina Ninik walaupun hanya masuk setengahnya saja.

Tapi rasa hangat dari dalam vagina Ninik sangat meng-asyikan dimana belum pernah aku merasakan vagina yang hangat melebihi kehangatan vagina Ninik mem-buatku makin cepat saja menggoyangkan batang kontol-ku maju-mundur di dalam vagina Ninik.

“Nik… vaginamu hangat sekali, batangku rasanya di-steam-up sama vaginamu…”
“Iya.. Pak, tapi masih perih Pak…”
“Sabar ya sayang…”

Kukecup bibirnya untuk menahan rasa perih vagina Ninik yang masih rapat alias perawan sedang dimasuki batangku yang besarnya 29 cm dan berdiameter 5 cm, wajar saja kalau Ninik menjerit kesakitan. Payudaranya pun sudah menjadi bulan-bulanan mulutku, kujilat, kukenyot, kusedot dan kugigit putingnya.

“Aaaaahh.. ahhh.. aaaah.. auuuww… Pak… iya Pak.. enak deh…. rasanya ada yang nyundul ke dalam memek Ninik.. ..aaaaahh…”

Ninik yang sudah merasakan kenikmatan ikut juga menggoyangkan pinggulnya maju-mundur mengikuti iramaku. Hal ini membuatku merasa menemukan kenik-matan tiada tara dan membuat makin masuk lagi ba-tangku ke dalam vaginanya yang sudah makin melebar. Kutekan batangku berkali-kali hingga rasanya menem-bus hingga ke perutnya dimana Ninik hanya bisa me-mejamkan mata saja menahan hujaman batangku berkali-kali.

Air pancuran masih membasahi tubuh kami membuat-ku makin giat menekan batangku lebih ke dalam lagi. Muka Ninik yang basah oleh air shower membuat tu-buh hitam manis itu makin mengkilat sehingga mem-buat nafsuku bertambah yaitu dengan menciumi pipi-nya dan bibirnya yang merekah. Lidahku kumasukan dalam mulutnya dan membuat lidah kami bertautan, Ninik pun membalas dengan menyedot lidahku mem-buat kami makin bernafsu.

“Mmmhh… mmmhhh… Pak.. batangnya nikmat sekali, Ninik jadi.. mmauu… tiap malam seperti ini.. aaakh… aakkhh.. Paaakkhh.. Ninik keeluuaarrr.. nniihh…”

Akhirnya bobol juga pertahanan Ninik setelah hampir satu jam dia menahan seranganku dimana dari dalam vaginanya mengeluarkan cairan kental yang membasahi batangku yang masih terbenam di dalam vaginanya, ta-pi rupanya selain cairan, ada darah segar yang menetes dari vaginanya dan membasahi pahanya dan terus me-ngalir terbawa air shower sampai ke lantai kamar mandi dan lemaslah tubuhnya, dengan cepat kutahan tubuh-nya supaya tidak jatuh.

Sementara aku yang masih segar bugar dan bersema-ngat tanpa melihat keadaan Ninik, dimana batangku yang masih tertancap di vaginanya. Kuputar tubuhnya sehingga posisinya doggy style, tangannya akutuntun untuk meraih kran shower, sekarang kusodok dari be-lakang. Pantatnya yang padat dan kenyal bergoyang-goyang mengikuti irama batangku yang keluar-masuk vaginanya dari belakang. Vagina Ninik makin terasa hangat setelah mengeluarkan cairan kental.

Hal itu membuatku merasakan nikmat yang sangat se-hingga aku pun memejamkan mata dan melenguh.

“Ohhh… ooohhh.. Nik.. vaginamu sedap sekali, baru kali ini aku merasakan nikmat yang sangat luar biasa… aakkh.. aakkhh… sshhh…”

Ninik tidak memberi komentar apa-apa karena tubuh-nya hanya bertahan saja menerima sodokan batangku ke vaginanya, dia hanya memegangi kran saja. Satu jam kemudian meledaklah pertahanan Ninik untuk kedua kalinya dimana dia mengerang, tubuhnya pun makin merosot ke bawah dan cairan kental dengan derasnya membasahi batangku yang masih terbenam di dalam vaginanya.

“Aaaaaakhhh… aaaaaaakkhh… Paaaaaaaaaak… Pakkhh… nikmattthhh…”

Setelah tubuhnya mengelepar dan selang 15 menit ke-mudian gantian tubuhku yang mengejang dan mele-daklah cairan kental dari batangku dan membasahi li-ang vagina Ninik dan muncrat ke rahim Ninik, yang disusul dengan lemasnya tubuhku ke arah Ninik yang hanya berpegang pada kran sehingga kami terpeleset dan hampir jatuh di bawah shower kamar mandi.

Batangku yang sudah lepas dari vagina Ninik dan ma-sih menetes cairan dari batangku, dengan sisa tenaga kugendong tubuh Ninik dan kami keluar dari kamar mandi menuju kamar tidur dan langsung ambruk ke tempat tidurku secara bersamaan.

Aku terbangun sekitar jam 10.30 malam, itupun karena batangku sedang dikecup oleh Ninik yang sedang membersihkan sisa-sisa cairan yang masih melekat pada batangku, Ninik layak anak kecil menjilati es loli. Aku usap kepalanya dengan lembut. Setelah agak kering Ninik bergeser sehingga muka kami berhadapan. Dia pun menciumi pipi dan bibirku.

“Pak.. Ninik puas deh……. batang Bapak nikmat sekali pada saat menyodok-nyodok memek Ninik, Ninik jadi kepingin tiap hari deh, apalagi di saat air hangat me-ngalir deras di rahim Ninik… kalau Bapak gimana? Puas nggak.. sama Ninik…?”
“Nik.. Bapak pun puas sekali.. Bapak senang bisa nge-bongkar vagina Ninik yang masih rapat.. terus terang… baru kali ini Bapak puas sekali bermain, sejak dulu sama istriku aku belum pernah puas seperti sekarang… ma-kanya saya mau Ninik siap kalau saya datang dan siap jadi istri kedua saya… gimana..?”
“Saya mah terserah Bapak aja.”
“Sekarang saya pulang dulu yach.. Ninik… besok aku ke sini lagi…”
“Oke… Pak.. janji yach… vagina Ninik maunya tiap hari nich disodok punya Bapak…”
“Oke.. sayang…”

Kukecup pipi dan bibir Ninik, aku mandi dan setelah itu kutinggal dia di apartemenku.

Sejak itu setiap sore aku pasti pulang ke tempat Ninik terlebih dahulu baru ke istriku, sering juga aku beralasan pergi bisnis keluar kota pada istriku, padahal aku menikmati tubuh Ninik pembantuku yang juga istri keduaku, hal ini sudah kunikmati dari 3 bulan yang lalu dan aku tidak tahu akan berakhir sampai kapan, tapi aku lebih senang kalau pulang ke pangkuan Ninik.

Ohhhh.. Ninik, pembantuku dan juga istri keduaku.

***

Cerita sex, cerita ngentot, cerita mesum dan cerita dewasa, tante, sedarah, spg, daun muda, setengah baya, abg, remaja, pramugari, pembantu, bispak, mahasiswi, pelajar, lesbi dan banyak lagi lainya kategori cerita terbaru Foto Hot 2016 

Related Posts

Cerita Sex Pembantu Sexy Bikin Merangsang
4/ 5
Oleh